Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sahabat muslim, kita hidup di dunia ini tidaklah sendiri karena kita adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan antara satu orang dengan yang lainnya dari bangun tidur sampai tertidur kembali. Namun dengan interaksi tersebut, tanpa kita sadari, kita melakukan kesalahan baik yang kita sengaja maupun tidak disengaja, baik secara lisan maupun perbuatan.

Sehingga dengan hal ini dapat menyebabkan orang lain menjadi terluka bahkan sakit hati. Sehingga tanpa mereka sadari, orang lain tersebut apabila memiliki hati yang besar, maka ia tidak akan membalas kesalahan kita. Namun apabila seseorang telah terbawa oleh hawa nafsu marah, maka ia akan mencoba untuk membalasnya, baik secara perkataan dan perbuatan. Bahkan perbuatan yang paling fatal dan sering ditemui adalah membunuh.

Perbuatan ini sering ditemui di mana saja di berbagai tempat. Banyak kejadian pembunuhan dikarenakan kesalahan yang disengaja maupun tidak disengaja. Di dalam Islam sendiri, tidak dianjurkan untuk saling membunuh antar umat karena membunuh termasuk dosa besar.

“Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, beliau bersabda:” Jauhilah tujuh (dosa) yang membinasakan!” Mereka (para sahabat) bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah itu?” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa Sallam menjawab, “Syirik kepada Allah, sihir, membunuh jiwa yang Allah haramkan kecuali dengan haq, memakan riba, memakan harta anak yatim, berpaling dari perang yang berkecamuk, menuduh zina terhadap wanita-wanita merdeka yang menjaga kehormatan, yang beriman, dan yang bersih dari zina.” (HR. Al-Bukhari, No. 2615, 6465, dan Muslim, No. 89).

Hadits di atas menjelaskan bahwa membunuh merupakan kegiatan yang sangat dibenci oleh Allah SWT dan pasti akan masuk ke dalam neraka kekal abadi. Naudzubillah. Mari Sahabat muslim, kita menjaga amarah dan emosi kita apabila mendapatkan perlakuan dari orang lain yang kurang sesuai dengan keinginan kita, maka kita harus berbesar hati dan selalu meminta kesabaran kepada Allah SWT. Apabila akan melakukan suatu perbuatan, maka kita juga harus berpikir berulang-ulang apakah perbuatan yang akan kita lakukan berdampak baik atau buruk kepada diri kita sendiri maupun kepada orang lain.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Berbesar Hatilah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *